Android Anda Panas? Ini Dia 4 Penyebabnya dan 9

12 Juli 2013 pukul 19:36 | Ditulis dalam Tak terkategori | Tinggalkan komentar

Tips Mendinginkannya
Dengan semakin larisnya smartphone Android di pasaran,
semakin banyak juga pengguna yang mengeluhkan suhu tinggi
yang membuat gadget ini tak nyaman disimpan di saku. Jika
Anda salah satu user yang mengalami problem sama, berikut
kami sajikan 4 penyebab dan 9 tips mendinginkannya yang
sangat perlu Anda ketahui.

image

Apa Penyebab Smartphone Android Panas?
Secara umum, penyebab panas berlebih dari setiap gadget
adalah intensitas konsumsi daya baterai yang sangat cepat.
Ketika smartphone dipaksa untuk melakukan multi-tasking,
memainkan game, atau browsing internet dalam waktu lama,
prosesornya akan menyedot energi dari baterai tanpa ampun.
Daya baterai yang dihisap secara berlebihan, selain
mengakibatkan suhu tinggi, juga akan jadi pendek umurnya.
Berikut 4 penyebab yang harus diperhatikan.
1. Bermain Game
Meski semua orang suka berlama-lama memainkan game di
smartphone, yang perlu diingat adalah: smartphone dirancang
bukan sebagai konsol game! Faktanya, game adalah
pengonsumsi energi paling rakus bagi baterai smartphone, dan
tak ada solusi untuk mencegah panas gadget selain
membatasi waktu bermain game.
2. Browsing Internet
Penyebab kedua panas tinggi smartphone Android adalah
aktivitas browsing internet yang terlalu lama. Meski browser
smartphone umumnya memiliki engine yang ringkas dan
ringan, namun website dengan banyak konten flash akan
mencekik prosesornya. Selain itu, baterai juga dipaksa
melayani kerakusan transfer data nirkabel berbasis 3G, 4G,
atau Wi-Fi. Cara paling praktis untuk menanggulangi overheat
adalah dengan berbagi aktivitas browsing dengan perangkat
laptop atau desktop Anda.
3. Level Kecerahan (Brightness) Display
Coba cek Setting à Battery, dan lihat apa yang mengeringkan
lebih dari 50% daya baterai smartphone Android Anda?
Faktanya, sebagian besar (atau semua?) gadget tipe ini
dirancang di negeri-negeri sub-tropis dengan intensitas
matahari yang redup, lebih redup dari siang hari di Indonesia.
Efeknya, level kecerahan tinggi display yang harus kita set
untuk mengalahkan terik siang memicu panas berlebih pada
smartphone.
4. Spoiler Alert (Notifikasi/Iklan)
Anda tak pernah akan tahu berapa banyak jumlah data yang
dikirim ke dan dari smartphone Android Anda oleh aplikasi-
aplikasi nakal di dalamnya. Meski berbasis open-source dan
dianggap aman dari virus, namun Android sangat rawan bagi
malware. Berdasarkan riset, pertumbuhan malware di sistem
operasi Android hingga mencapai 580% per tahun! Ironisnya,
malware-malware apps itu juga masuk dalam list Play Store.
Salah satu metode untuk mencegah pencuri-pencuri data itu
adlah dengan menginstall aplikasi semacam AVG Antivirus
atau Lookout Mobile Security.
Bagaimana Cara Mencegah Panas Smartphone Android?
Tentu saja tak mungkin kita mencegah diri sendiri untuk
berhenti main game atau browsing internet di smartphone
Android. Meski demikian, ada beberapa tips mencegah panas
di smartphone Android yang bisa Anda lakukan:
1. Matikan aplikasi background
Tak mungkin kita bisa menurunkan panas gadget jika ada
puluhan aplikasi yang selalu aktif di background sepanjang
smartphone Android menyala. Pada kenyataannya, banyak
sekali apps yang diprogram dengan ceroboh (atau dengan
sengaja!) untuk mengeksploitasi kinerja prosesor dan baterai.
Anda bisa memonitor aplikasi apa saja yang rakus itu dengan
membuka Task Manager, atau menginstal aplikasi Watchdog
dari Play Store.
2. Matikan Fitur Tak Terpakai
Banyak fitur yang tidak selalu kita pakai atau aktifkan,
misalnya: GPS, Wi-Fi, Bluetooth, Getar, Live Wallpaper. Sebisa
mungkin gunakan koneksi 2G untuk akses nirjeda, sebab,
koneksi 3G tanpa henti akan mengubah smartphone Android
Anda menjadi kepiting rebus! Untuk bisa mengatur pilihan
penggunaan 2G atau 3G, Anda bisa menginstall aplikasi Tasker
dari Playstore.
3. Matikan Smartphone
Kenapa tak pernah mengizinkan smartphone Android Anda
beristirahat? Mengapa saat Anda tidur, gadget tetap
menyala? Alarm? Bukannya alarm tetap akan menyala meski
smartphone dalam kondisi mati? Kenapa waktu Anda sedang
serius mengerjakan suatu proyek, atau sedang meeting
penting, smartphone tidak dimatikan saja?
Selain mencegah panas, mematikan gadget Android Anda juga
akan membuat umur baterai lebih panjang. Berdasarkan riset,
baterai Li-ion akan kehilangan 30% kapasitas penyimpanan
energinya setelah di-charge ulang 300 kali. Artinya, semakin
sering dimatikan, semakin jarang di-recharge, baterai Anda
akan tetap handal dan tahan lama.
4. Diamkan Saat Charging
Ketika Anda memainkan game atau browsing internet,
kecepatan charging akan melorot. Efeknya, waktu charging
akan lebih lama, dan suhu baterai akan semakin tinggi.
5. Bersihkan
Smartphone memiliki beberapa socket eksternal: USB,
earphone, memory card. Juga beberapa jendela: speaker,
microphone, dan tombol power. Debu mudah menyusup ke
dalam mesin melalui lubang-lubang itu, terutama debu logam
yang mudah ditarik oleh daya magnetik gadget. Membersihkan
smartphone secara rutin akan menanggulangi gangguan kinerja
akibat kotoran yang menyelip ke gadget Anda.
6. Buka Casing Tambahan
Casing tambahan dari plastik, karet atau kulit akan membuat
panas gadget terhalang untuk keluar. Jadi, sesering mungkin,
izinkan smartphone Android Anda bernafas lega dengan
membuka casing tambahannya.
7. Jangan Letakkan Sembarangan
Ketika sedang sibuk atau sedang kesal dengan gadget yang
kadang-kadang “bertingkah”, kita sering meletakkan –
bahkan melemparkan – smartphone sembarangan. Dengan
meletakkannya di atas permukaan kain, kulit, plastik, atau
bahan-bahan yang menyimpan panas lainnya, smartphone
Android Anda akan semakin terpanggang. Pastikan sahabat
kesayangan Anda itu duduk di tempat-tempat yang layak dan
mempercepat pengeluaran panasnya, misalnya: permukaan
keramik atau kaca.
8. Root!
Yup, dengan rooting, Anda bisa bebas mengatur aplikasi yang
berjalan di smartphone. Pengaturan advanced ini akan
menghilangkan berbagai fitur yang memberatkan kinerja
gadget Anda. Jika Anda menginstall aplikasi Set CPU, prosesor
bisa diatur untuk tetap bekerja lebih kalem ketika
temperatur gadget mencapai level tertentu.
9. Ganti Baterai
Jika smartphone Android Anda sudah terlalu panas dan kerap
hang, saatnya mengganti baterai lama dengan yang baru.
Setidaknya, hal ini harus dilakukan beberapa bulan sekali
(tergantung intensitas pemakaian dan recharging).

Source: thedroidguy

Iklan

Tinggalkan sebuah Komentar »

RSS feed for comments on this post. TrackBack URI

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s


Entries dan komentar feeds.

%d blogger menyukai ini: