detiksi kerusakan hp

4 Agustus 2013 pukul 19:00 | Ditulis dalam Tak terkategori | Tinggalkan komentar

P onsel mati bisa disebabkan oleh Hardware dan Software
Langkah awal pengecekan dengan power suply, apakah ponsel mati
ada di Hw or Sw. Caranya:
Pasang kabel dari power supply ke konektor battery ponsel sebanyak
minimal 3 kabel, dengan urutan negatip, BSI dan positip. (warna
hitam, hijau dan merah)- Arahkan volt pada power supply 3,6 V (atau
sesuai Hp-nya dengan toleransi 0,5 V). Ponsel dalam keadaan off,
lalu tekan tombol on. Bila amper saat ditekan tombol on, diam saja
berarti ada problem pada hardware nya (HW), maka perlu dilakukan
pengecekan dari komponen on/off sampai pada battery. Bila amper
saat ditekan tombol on, naik sekitar -+ 50 mA, maka problem yang
terjadi adalah masalah software (SW), maka yang perlu dilakukan
adalah HP diprogram ulang (flash) atau program diupgrade ke versi
yang lebih tinggi.
Deteksi dengan PS:
Deteksi 1
Power on gagal, sewaktu on/off Power Suply di tekan short
Amphere&Voltage yaitu ke titik ‘0’ Analisis:Terjadi short pada
komponen-komponen yang dihubungkan langsung ke V Battery, yaitu
IC PA, IC Charging, IC UI Regulator dan Ccont.
Tindakan:Angkat Pin1 dari IC UI jika masih short angkat IC PA dan
seterusnya. Sampai tidak terjadi short. Bila normal maka ganti IC
yang menyebabkan short.
Deteksi 2
Switch ditekan Amphere pada DC Power Supply tidak ada reaksi,
sewaktu kabel (+) dibalik short.
Analisis:Terjadi kerusakan pada on/offTerjadi putus jalur pada on/
offTerjadi kerusakan pada IC Power Supply (Ccont)
Tindakan:Ukur Switch on/offUkur jalur pada on/off dengan
memperhatikan skema jalur on/offJika semua OK maka kerusakan
ada pada Ccont, panaskan jika tak mau maka gani sampai terdapat
tegangan Amphere naik.
Deteksi 3
Switch ditekan Amphere menunjukkan tren naik dari 0 sampai 20-50
mA dan stabil disitu.
Analisis:Ccont telah memberikan tegangan tetapi berhenti
perintahnya. Biasanya HP hilang data program. IC Flash rusak , IC
Cobba rusak
Tindakan:Gunakan software untuk memprogram ulang ponsel sesuai
dengan tipenya. Biasanya ponsel akan normal kembali, jika tidak
maka perbaiki IC Flash, Cobba dan terakhir CPU.
Deteksi 4
Switch ditekan, Amphere pada DC Power Supply tidak ada reaksi
sewaktu kabel (+) dibalik tidak terjadi short.
Analisis:Terjadi putus jalur (+) pada battery sehingga tidak masuk
arus ponsel
Tindakan:Perhatikan skema jalur (+) lalu gunakan teknik jumper pada
jalur yang putus
Deteksi 5
Swicth ditekan, Amphere pada DC Power Supply menunjukkan 1 – 2 A
dan stabil disitu.
Analisis:Terjadi kebocoran arus yang disebabkan kapasitor atau
komponen yang ambil arus langsung ke V Battery.
Tindakan:Isolasi komponen-komponen yang diambil arus langsung ke
V Battery.
Deteksi 6
Switch ditekan, amphere menunjukkan 50 mA – 1 A dan stabil
disitu.
Analisis:Terjadi unsolder pada komponen diluar. Komponen yang di
ambil arus langsung ke V Battery.
Tindakan:Panaskan IC nya lalu coba diganti
Deteksi 7
Switch belum ditekan telah terjadi short (voltage turun ke 0)
Analisis:Terjadi short pada jalur V Battery
Tindakan:Lepaskan komponen-komponen yang merupakan jalur V
Battery, satu persatu.
Deteksi 8
Switch ditekan Amphere naik menunjukkan tidak stabil lalu kambali
ke 0
Analisis:Terjadi tidak normal pada sistem clock (RTC)
Tindakan:Isolasi komponen rangkaian clock (RTC)d

Iklan

Tinggalkan sebuah Komentar »

RSS feed for comments on this post. TrackBack URI

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s


Entries dan komentar feeds.

%d blogger menyukai ini: