Tips Langkah-Langkah Pemeriksaan pada HP yang Mati Total

17 Agustus 2013 pukul 14:30 | Ditulis dalam Tak terkategori | Tinggalkan komentar

Tips Langkah-Langkah Pemeriksaan pada HP yang
Mati Total

image

Berikut ini adalah Langkah-langkah penting yang perlu dilakukan
dalam melakukan pemeriksaan terhadap HP yang Mati Total .
Gunakan trik ini sebelum kalian putuskan untuk melangkah lebih jauh
lagi, agar langkah yang kita lakukan nanti tidak salah vonis (deteksi)
tentunya.
Pemeriksaan HP Mati Total dengan power supply :
Diperlukan power supply dengan skala ampere sebesar 1 ampere (A)
atau 1000 mA. Hal bertujuan agar pemeriksaan bisa lebih mudah dan
jelas.
Langkah-langkahnya sebagai berikut :
Pasang kabel dari power supply ke konektor battery
ponsel sebanyak minimal 3 kabel, dengan urutan
negatip, BSI dan positip (warna hitam, hijau, dan
merah).
Arahkan volt pada power supply 3,6 V (atau sesuai
Hp-nya dengan toleransi 0,5 V).
Ponsel dalam keadaan “OFF”, lalu tekan tombol “ON”.
Bila amper saat ditekan tombol on, diam saja berarti
ada problem pada hardware nya (HW), maka perlu
dilakukan pengecekan dari komponen on/off sampai
pada battery.
Bila amper saat ditekan tombol on, naik sekitar ? 50
mA, maka problem yang terjadi adalah masalah
software (SW), maka yang perlu dilakukan adalah HP
diprogram ulang (flash) atau program diupgrade ke
versi yang lebih tinggi.
A. Mati total karena jatuh.
Penanganannya :
HP bisa dites dengan menggunakan power supply,
tetapi lebih baik terlebih dahulu HP harus dibongkar,
dipanasi, dan direposisi kembali letak/posisi
komponen yang berubah sebagai akibat dari HP yang
jatuh tadi.
Setelah itu HP baru boleh dites menggunakan power
supply untuk mengetahui kerusakan pada Hardware /
Software.
Kemungkinan besar komponen yang rusak sebagai
akibat dari HP yang jatuh tadi adalah IC PA / IC
Power.
B. Mati total karena kena air.
Penanganannya :
Untuk HP yang kena air, pertama kali tidak boleh
dites dengan menggunakan power supply, karena
beresiko terjadi hubungan singkat(korslet) antar
komponen ,tetapi HP terlebih dahulu harus
dibersihkan dahulu dengan cairan pembersih IPA/
Tiner, dipanasi,atau diblower dengan terlebih .
Setelah HP dipastikan telah kering, maka kita boleh
menggunakan power supply untuk mengetahui terjadi
kerusakan pada Hardware atau Software.
C. Ponsel mati total karena IC UI.
Pada kasus HP seperti ini maka dibutuhkan alat test untuk
membantu kita dalam melakukan pengecekan terhadap HP tersebut,
yaitu Power Supply .
Langkah-langkahnya adalah sebagai berikut :
Hubungkan power supply pada ponsel, beri tegangan
(volt) sebesar 3,6 V (atau sesuai Hp-nya dengan
toleransi 0,5 V).
Pada saat ponsel dalam keadaan off, lihat jarum
ampere pada power supply akan naik sebesar 100mA.
Ponsel akan langsung hidup, LED menyala, VIBRA
bergetar.
Penanganannya :
1. Lepaskan IC UI, lalu hidupkan ponsel.
2. Maka ada tampilan pada LCD ponsel “Insert SIM Card”.
3. Pasang IC UI yang baru.
4. Hidupkan ponsel, maka ponsel akan bekerja dengan baik.
D. Ponsel mati total karena IC CPU.
Untuk mengetahui apakah ponsel mati total karena IC CPU adalah
sebagai berikut :
Beri tegangan (volt) pada ponsel dengan
menggunakan power supply sebesar 3,6 V (atau
sesuai Hp-nya dengan toleransi 0,5 V)..
Pada saat ponsel belum dinyalakan, jarum ampere
diam, tetapi apabila ponsel sudah dinyalakan maka
jarum ampere akan naik 100mA.
Penanganannya :
Apabila IC CPU masih dalam kondisi yang baik, maka kita hanya perlu
memanasi IC CPU dengan menggunakan blower saja, tetapi apabila IC
CPU rusak, maka kita perlu mengganti dengan IC CPU yang baru.
Sebelum kita mengganti IC CPU kita terlebih dahulu harus mempunyai
lem anti panas dan cairan penghancur lem anti panas, sebab IC CPU
dilindungi oleh lem anti panas, setelah kita menghancurkan lem anti
panas, baru kita bisa memanasi (blower) IC CPU untuk diganti yang
baru.
E. Ponsel Mati Total pada saat kita melakukan panggilan.
Untuk melakukan pengetesan kita gunakan power supply dengan
cara :
Hubungkan ponsel dengan power supply, beri tegangan
(volt) sebesar 3,6 V (atau sesuai Hp-nya dengan
toleransi 0,5 V) pada ponsel.
Jarum ampere tidak akan bergerak pada saat ponsel
masih dalam keadaan mati.
Kita nyalakan ponsel lalu dipakai untuk melakukan
panggilan, maka jarum ampere akan menunjukkan
angka diatas 400mA.
Penanganannya :
Ganti IC PA dengan yang baru, setelah itu lakukan pengetesan ulang
seperti yang diatas, apabila dari hasil tes jarum ampere
menunjukkan angka dibawah 400mA, maka ponsel sudah dalam
keadaan baik.
Demikianlah beberapa langkah penting yang perlu kita lakukan dalam
melakukan Pemeriksaan Terhadap hp yang Mati Total, mungkin masih
banyak kekurangan, dan semoga postingan diatas bisa bermanfaat
bagi kalian semua.

Iklan

Tinggalkan sebuah Komentar »

RSS feed for comments on this post. TrackBack URI

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s


Entries dan komentar feeds.

%d blogger menyukai ini: